Sasaran

Tujuan 1: “Menghasilkan  sarjana pendidikan guru sekolah dasar yang memiliki penguasaan konsep, teori, metodologi dan materi pendidikan dasar; serta pemahaman peserta didik dalam rangka penguasaan proses pembelajaran”  dijabarkan dalam sasaran  berikut:

  1. Mengembangkan kurikulum yang mampu menjawab tuntutan zaman, dan melaksanakan lokakarya kurikulum setiap 4 tahun sekali guna mengevaluasi dan menyesuaikan dengan kebutuhan stakeholder.
  1. Meningkatkan kualitas pembelajaran,
  2. Mengembangkan SDM sesuai kebutuhan masa depan,
  3. Menggunakan aplikasi-aplikasi komputer guna mendukung kegiatan belajar mengajar dan kegiatan-kegiatan produktif lainnya.
  4. Menyelenggarakan kuliah umum dan kuliah tamu dengan narasumber dari dalam negeri maupun luar negeri minimal setiap semester sekali.

Tujuan 2: ”Menghasilkan sarjana pendidikan guru sekolah dasar yang menguasai Manajemen Berbasis Sekolah, Kepramukaan, berjiwa wirausaha, keterampilan muatan lokal, dengan pembelajaran tematik terpadu berbasis Ipteks, budaya, dan prakarya”  dijabarkan dalam sasaran  berikut:

  1. Membekali mahasiswa dengan matakuliah; Manajemen Berbasis Sekolah, Kepramukaan, Kewirausahaan Berbasis SD, Keterampilan Muatan Lokal (Budaya Banyumasan, Membatik Banyumas, Keterampilan Seni Musik, Seni Tari, Seni Kriya, Karawitan, Calung, Macapat, Pembelajaran Tematik Terpadu, Teknologi Tepat Guna.
  2. Menjalin kerjasama dan kemitraan dengan instansi yang terkait (KKG SD/MI di eks-Karesidenan Banyumas,lembaga pemeritah,universitas/lembaga pendidikan lainnya, dan media) di dalam maupun di luar negeri untuk mengembangkan Manajemen Berbasis Sekolah, Kepramukaan, Kewirausahaan berbasis SD, keterampilan muatan lokal, dan pembelajaran tematik terpadu berbasis Ipteks, budaya, dan prakarya
  3. Membentuk pusat pengembangan pembelajaran tematik terbadu berbasis Ipteks, budaya, dan prakarya sebagai program unggulan Program Studi PGSD.
  4. Pembimbingan karir melalui Student Training Center (STC) dan Career Development Center (CDC) guna meningkatkan kompetensi lulusan dalam persaingan bursa kerja dan pengembangan kewirausahaan sehingga mampu mengurangi masa tunggu lulusan dan menciptakan lulusan yang mandiri.

Tujuan 3: ”Menghasilkan lulusan yang mampu berkiprah di bidang penelitian pendidikan dasar dan pengabdian pada masyarakat untuk mengembangkan Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Seni ”  dijabarkan dalam sasaran  berikut:

  1. Meningkatkan keterlibatan mahasiswa dalam penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen guna mengembangkan dan meningkatkan kompetensi dan profesionalisme lulusan di SD/MI.
  2. Mengirim mahasiswa dalam program PPL-KKN di kawasan ASEAN, yang dimulai pada semester genap tahun 2016/2017 ke Malaysia
  3. Meningkatkan kuantitas dan kualitas penelitian sesuai tantangan zaman, terutama penelitian pendidikan
  4. Meningkatkan produktivitas artikel ilmiah dan Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI),
  5. Meningkatkan kinerja kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) sesuai dengan permasalahan dan tantangan kebutuhan, terutama PkM pendidikan

Tujuan 4: ”Menghasilkan lulusan yang memiliki bekal pengetahuan, sikap dan keterampilan sebagai pendidik sekolah dasar sekaligus cendekiawan yang peka terhadap perkembangan masyarakat dan realitas sosial kekinian”  dijabarkan dalam sasaran  berikut:

  1. Bimbingan intensif akademik maupun non-akademik melalui Penasehat Akademik (PA) dan Students Advisory Center (SAC) untuk memotivasi prestasi akademik dan akselerasi kelulusan.
  2. Mendorong kreativitas mahasiswa melalui partisipasi dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) setiap tahunnya dengan cara pendampingan secara intensif untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas proposal PKM dan pelaksanaan PKM.
  3. Mengikuti training keislaman, seperti: mentoring, BEST, SM@RT, SUCCESS, BTAQ, dan implementasi nilai-nilai keislaman dalam kegiatan perkuliahan.

 

Strategi Pencapaian

Strategi Tujuan 1:

Menghasilkan  sarjana pendidikan guru sekolah dasar yang memiliki penguasaan konsep, teori, metodologi dan materi pendidikan dasar; serta pemahaman peserta didik dalam rangka penguasaan proses pembelajaran. Sesuai dengan sasaran yang telah dirumuskan, sejumlah strategi yang ditempuh sebagai berikut:

1.1. Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran Program Studi PGSD Terdesain dan Tersosialisasi  dengan Jelas dan Realistis

Strategi:

  1. Mensosialisasikan visi, misi, tujuan dan sasaran Program Studi PGSD dengan terencana, dan kontinu kepada civitas akademika program studi.
  2. Membangun kesadaran civitas akademika untuk selalu menerapkan visi, misi, tujuan dan sasaran program studi dengan baik.

1.2.   Pengembangan Kurikulum yang Mampu Menjawab Tuntutan Zaman.

Strategi

  1. Pengembangan kurikulum di Program Studi PGSD berbasis visi dan misi FKIP dan Universitas, sejalan dengan ketentuan Pemerintah.
  2. Pelibatan partisipasi aktif stake holders dalam pengembangan kurikulum.
  3. Peninjauan kurikulum dilakukan secara berkala.
  4. Memprogramkan seminar bimbingan proposal skripsi bersama (joint counseling).
  5. Penyelenggaraan presentasi hasil penelitian dosen di Program Studi dengan melibatkan mahasiswa.
  6. Penyelenggaraan workshop pembelajaran bagi mahasiswa dan para guru mitra secara terjadwal.
  7. Penyelenggaraan presentasi dosen tamu tiap semester, bisa lintas disiplin, untuk memperkaya soft skill .
  8. Pengembangan penerbitan jurnal ilmiah pada rumpun keilmuan sebagai luaran terwujudnya produktivitas artikel ilmiah Program
  9. Penyelenggaraan seminar baik level nasional maupun internasional.

 1.3.   Peningkatan Kuantitas dan Kualitas Mahasiswa dan Kualitas Lulusan.

Strategi: 1.3.a

  1. Menyebarluaskan informasi Program Studi beserta program-programnya kepada publik melalui media cetak/ elektronik/ web, kerjasama kemitraan dengan sekolah dan lembaga mitra.
  2. Melaksanakan kegiatan khusus untuk mengenalkan Program Studi kepada siswa SMA/SMK.
  3. Menarik calon mahasiswa baru melalui penelusuran bibit unggul, dan program penjaringan siswa berprestasi dan beasiswa kader.
  4. Memberikan beasiswa kepada calon mahasiswa berbasis hasil kejuaraan yang terselenggara di Program Studi.
  5. Memberikan beasiswa kepada mahasiswa berbasis hasil kejuaraan yang terselenggara minimal di tingkat prov

Strategi: 1.3.b

  1. Meningkatkan penalaran mahasiswa melalui program kemahasiswaan, workshop, semiloka, dll.
  2. Memprogram penyelenggaraan joint counseling (seminar bimbingan proposal skripsi bersama).
  3. Memprogram ”selected students” mampu mengajar dalam bahasa Inggris sebagai program ungulan untuk go international.
  4. Penyelesaian studi tepat waktu melalui program semester antara dan bimbingan intensif penulisan skripsi/ tugas akhir.
  5. Menerapkan program student friendly campus (kampus ramah mahasiswa).
  1. Memberikan rewards bagi the best three, sebagai upaya pengembangan dan peningkatan mutu lulusan.

1.4.   Pengembangan Kualitas Pembelajaran

Strategi:

  1. Pemenuhan perangkat pembelajaran.
  2. Penyelenggaraan pembelajaran berbasis mahasiswa.
  3. Penyelenggaraan evaluasi berbasis kompetensi.
  4. Pengendalian mutu pembelajaran melalui LJM program studi.
  5. Penyelenggaraan pembelajaran berbasis IT /Teknologi Informasi

1.5.    Pengembangan SDM dengan Orientasi pada Kebutuhan Masa  Depan.

Strategi:

  1. Peningkatan kuantitas dan kualitas SDM untuk regenerasi yang berorientasi kepada kebutuhan.
  2. Pengembangan kualitas akademik dosen dengan mengembangkan kegiatan pendampingan, desiminasi, peer-group discussion.
  3. Pengembangan kualitas SDM dengan melakukan kerjasama dengan lembaga mitra.
  4. Pengiriman dosen untuk studi lanjut S-3.
  5. Pengembangan jabatan fungsional dosen melalui pendampingan klinis.
  6. Peningkatan kemampuan berbahasa Inggris dosen dan mahasiswa.

 1.6.    Sistem Pembiayaan Efisien, Sarana Prasarana Memadahi dan Sistem Informasi yang Sesuai dengan Perkembangan Zaman.

Strategi:

  1. Pengembangan koordinasi (Program Studi dan Universitas) terhadap ketercukupan dana pengelolaan lembaga, penelitian dan PkM.
  2. Perencanaan pemecahan kebutuhan sarana dan prasarana untuk menjamin layanan akademik.
  3. Penambahan jumlah judul buku secara terencana dan kontinu.
  4. Penyediaan akses sistem informasi online yang handal dan mantap di setiap ruang kuliah utama.
  5. Pengelolaan dan pengembangan aset program studi.

1.7. Terwujudnya Kerjasama Level Nasional dan Internasional

Strategi:

  1. Pengembangan kerjasama dengan lembaga mitra untuk kegiatan pengembangan kualitas akademik dan profesional, terutama dengan sekolah lab (lab school) dan sekolah mitra
  2. Perintisan kerjasama pendidikan melalui program pemagangan dosen dan kemitraan dengan perguruan tinggi di dalam dan di luar negeri
  3. Perintisan kerjasama penelitian melalui program magang dan kemitraan dengan institusi nasional dan internasional.
  4. Perintisan kerjasama PkM melalui program magang dan kemitraan dengan institusi nasional dan internasional.

 

Strategi Tujuan 2:

Menghasilkan sarjana pendidikan guru sekolah dasar yang menguasai Manajemen Berbasis Sekolah, Kepramukaan, berjiwa wirausaha, keterampilan muatan lokal, dengan pembelajaran tematik terpadu berbasis Ipteks, budaya, dan prakarya. Sesuai dengan sasaran yang telah dirumuskan, sejumlah strategi yang ditempuh sebagai berikut:

2. 1. Membekali mahasiswa dengan matakuliah; Manajemen Berbasis Sekolah, Kepramukaan, Kewirausahaan Berbasis SD, Keterampilan Muatan Lokal (Budaya Banyumasan, Membatik Banyumas, Keterampilan Seni Musik, Seni Tari, Seni Kriya, Karawitan, Calung, Macapat, Pembelajaran Tematik Terpadu, Teknologi Tepat Guna.

Strategi:

  1. Mengembangkan kurikulum matakuliah; Manajemen Berbasis Sekolah, Kepramukaan, Kewirausahaan Berbasis SD, Keterampilan Muatan Lokal (Budaya Banyumasan, Membatik Banyumas, Keterampilan Seni Musik, Seni Tari, Seni Kriya, Karawitan, Calung, Macapat, Pembelajaran Tematik Terpadu, Teknologi Tepat Guna.
  2. Mengirim delegasi mahasiswa ke ajang lomba mahasiswa berprestasi, lomba karya tulis ilmiah, pagelaran pendidikan dasar nasional, dan ajang lomba lainnya, tingkat regional, nasional, dan internasional.

2.2 Menjalin kerjasama dan kemitraan dengan instansi yang terkait (KKG SD/MI di eks-Karesidenan Banyumas,lembaga pemeritah,universitas/lembaga pendidikan lainnya, dan media) di dalam maupun di luar negeri untuk mengembangkan Manajemen Berbasis Sekolah, Kepramukaan, Kewirausahaan berbasis SD, keterampilan muatan lokal, dan pembelajaran tematik terpadu berbasis Ipteks, budaya, dan prakarya

Strategi:

Realisasi kerjasama dan kemitraan dalam bentuk kegiatan workshop, pelatihan, seminar, dan lokakarya dengan instansi yang terkait (KKG SD/MI di eks-Karesidenan Banyumas,lembaga pemeritah,universitas/lembaga pendidikan lainnya, dan media) di dalam maupun di luar negeri untuk mengembangkan Manajemen Berbasis Sekolah, Kepramukaan, Kewirausahaan berbasis SD, keterampilan muatan lokal, dan pembelajaran tematik terpadu berbasis Ipteks, budaya, dan prakarya

2.3 Membentuk pusat pengembangan pembelajaran tematik terpadu berbasis Ipteks, budaya, dan prakarya sebagai program unggulan Program Studi PGSD.

Strategi:

  1. Membentuk tim pengembangan pembelajaran tematik terpadu berbasis Ipteks, budaya, dan prakarya.
  2. Mengkaji pembelajaran tematik terpadu berbasis Ipteks, budaya, dan prakarya.
  3. Melaksanakan workshop dosen microteaching pembelajaran tematik terpadu berbasis Ipteks, budaya, dan prakarya.
  4. Implementasi microteaching pembelajaran tematik terpadu berbasis Ipteks, budaya, dan prakarya.

2.4 Pembimbingan karir melalui Student Training Center (STC), dan Career Development Center (CDC) guna meningkatkan kompetensi lulusan dalam persaingan bursa kerja dan pengembangan kewirausahaan sehingga mampu mengurangi masa tunggu lulusan dan menciptakan lulusan yang mandiri.

Strategi:

  1. Mewajibkan setiap calon wisudawan mengikuti Student Training Center (STC)
  2. Mewajibkan setiap alumni mengikuti (CDC)
  3. Mengembangkan matakuliah kewirausahaan dan pelatihan kewirausahaan

 

Strategi Tujuan 3

Menghasilkan lulusan yang mampu berkiprah di bidang penelitian pendidikan dasar dan pengabdian pada masyarakat untuk mengembangkan Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Seni. Sesuai dengan sasaran yang telah dirumuskan, sejumlah strategi yang ditempuh sebagai berikut:

 3.1 Meningkatkan keterlibatan mahasiswa dalam penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen guna mengembangkan dan meningkatkan kompetensi dan profesionalisme lulusan di SD/MI.

Strategi:

  1. Pengembangan keterlibatan mahasiswa dalam penelitian dosen dalam rangka percepatan penyusunan skripsi.
  2. Pengembangan keterlibatan mahasiswa dalam pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dosen guna mengembangkan dan meningkatkan kompetensi dan profesionalisme lulusan di SD/MI.

3.2. Mengirim mahasiswa dalam program PPL-KKN di kawasan ASEAN, yang dimulai pada semester genap tahun 2016/2017 ke Malaysia

Strategi:

  1. Menjalin kerjasama (MoU) dengan perguruan tinggi di kawasan ASEAN dalam kegiatan Catur Dharma Perguruan Tinggi
  2. Merealisasikan MoU dengan pertukaran mahasiswa di kawasan ASEAN

 3.3 Meningkatkan kuantitas dan kualitas penelitian sesuai tantangan zaman, terutama penelitian pendidikan

Strategi:

  1. Memprogramkan penelitian pada permasalahan dan tantangan terkini bagi tiap dosen setiap tahun.
  2. Penyusunan sistem pengelelolaan penelitian dengan pembentukan unit pengelola penelitian (research unit).
  3. Pengiriman dosen untuk mengikuti program pelatihan penelitian secara terprogram.

3.4 Meningkatkan produktivitas artikel ilmiah dan Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI),

Strategi:

  1. Program peningkatan kualitas penelitian melalui pemberian dukungan bagi publikasi hasil penelitian di tingkat nasional dan internasional.
  2. Mengikuti klinik artikel ilmiah yang akan dipublikasikan di jurnal internasional
  3. Pengembangan kuantitas dan kualitas artikel ilmiah bagi tiap dosen setiap semester.
  4. Pengembangan program penulisan artikel melalui pemberdayaan hasil penelitian, PkM, kegiatan perkuliahan dan hasil telaah pustaka.
  5. Membangun academic network dengan mempresentasikan artikel ilmiah pada forum seminar nasional atau internasional.
  6. Pembentukan pusat pengelolaan artikel ilmiah.
  7. Pengembangan kemampuan bahasa Inggris dosen untuk mempresentasikan artikel ilmiah dalam forum internasional.

3.5 Meningkatkan kinerja kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) sesuai dengan permasalahan dan tantangan kebutuhan, terutama PkM pendidikan

Strategi:

  1. Memprogramkan pengabdian masyarakat pada isu permasalahan dan tantangan terkini.
  2. Penyusunan sistem pengeleloaan pengabdian masyarakat dengan pembentukan unit pengelola PkM (research unit).
  3. Program pemberian dukungan fasilitas finansial dan non-finansial untuk pengabdian masyarakat dengan melibatkan mahasiswa.
  4. Program peningkatan kualitas pengabdian masyarakat melalui pemberian dukungan bagi publikasi di tingkat nasional dan internasional.
  5. Memprogramkan setiap bentuk kerja sama kemitraan dengan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

 

Strategi Tujuan 4

Menghasilkan lulusan yang memiliki bekal pengetahuan, sikap dan keterampilan sebagai pendidik sekolah dasar sekaligus cendekiawan yang peka terhadap perkembangan masyarakat dan realitas sosial kekinian. Sesuai dengan sasaran yang telah dirumuskan, sejumlah strategi yang ditempuh sebagai berikut:

 4.1 Bimbingan intensif akademik maupun non-akademik melalui Penasehat Akademik (PA) dan Students Advisory Center (SAC) untuk memotivasi prestasi akademik dan akselerasi kelulusan.

Strategi:

  1. Optimalisasi tugas PA dalam bimbingan akademik dan non akademik
  2. Pengembangan SAC dalam memotivasi prestasi akademik dan akselerasi kelulusan

4.2 Mendorong kreativitas mahasiswa melalui partisipasi dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) setiap tahunnya dengan cara pendampingan secara intensif untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas proposal PKM dan pelaksanaan PKM.

Strategi:

  1. Sosialisasi PKM ke seluruh mahasiswa
  2. Pelatihan menyusun proposal PKM
  3. Mewajibkan menyusun proposal PKM sebagai syarat mengajukan beasiswa
  4. Pendampingan secara intensif untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas proposal PKM dan pelaksanaan PKM.

4.3 Mengikuti training keislaman, seperti: mentoring, BEST, SM@RT, SUCCESS, BTAQ, dan implementasi nilai-nilai keislaman dalam kegiatan perkuliahan.

Strategi:

  1. Pengembangan studi dan riset ilmu-ilmu keislaman melalui program pendekatan integrated-interconected atau interdisipliner.
  2. Pengembangan sosialisasi hasil-hasil studi dan riset ilmu-ilmu keislaman melalui program pemberian insentif publikasi dan kerjasama dengan perguruan tinggi atau institusi lain baik dalam maupun luar negeri.
  3. Pembinaan keislaman pegawai dan mahasiswa program studi melalui pengkaderan, pengkajian (diskusi), pendampingan (advokasi) dan syi’ar Islam.
  4. Pengembangan dakwah melalui program pemanfaatan budaya dan teknologi informasi sebagai media dakwah.
  5. Membaca Al Qur’an dan maknanya untuk mengawali perkuliahan.
  6. Pengembangan kaderisasi da’i/muballigh di kalangan pegawai dan mahasiswa melalui pengembangan laboratorium dakwah.
  7. Pengembangan training keislaman, seperti: mentoring, BEST, SM@RT, SUCCESS, BTAQ.